Jakarta - Perusahaan sawit negara asal Malaysia yaitu Felda Global Ventures Holding (FGV) berencana untuk menjual saham perdana ke pasar modal (IPO/initial public offering) senilai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27 triliun tahun ini.
Jika ini terjadi, maka nilai IPO ini merupakan kedua terbesar setelah IPO Facebook senilai US$ 16 miliar pada awal Mei 2012 lalu.
Rencana IPO Felda ini diumumkan oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Felda berencana untuk mencatatkan sahamnya di bursa Kuala Lumpur pada 28 Juni 2012. IPO terbesar di Asia ini bisa menaikkan nama Najib pada pemilu mendatang.
Felda Global Ventures Holding (FGV) merupakan operator perkebunan sawit ketiga terbesar di dunia yang dimiliki oleh pemerintah Malaysia. Perusahaan ini berencana untuk menawarkan 2,19 lembar sahamnya kepada publik dan menargetkan perolehan dana 9,96 miliar ringgit atau US$ 3,15 miliar. Saham Felda rencananya bakal dijual 4,55 ringgit per lembar.
Najib mengatakan, Felda bakal menguatkan posisinya menjadi pemain komoditi besar berskala global dengan menamba luas lahan sawitnya dan memperkuat bisnisnya.
"IPO ini menandakan transformasi besar perusahaan. Kami ingin menciptakan kesejahteraan," jelas Najib dikutip dari AFP, Kamis (31/5/2012).
Dalam kesempatan itu, Najib mengatakan, performa saham Felda nanti tidak akan sejelek Facebook yang tumbang pada saat diperdagangkan di bursa Wall Street AS pada 18 Mei lalu.
Felda saat ini mempunyai lahan sawit sebesar 850 ribu hektare. Dana hasil IPO ini akan dialokasikan untuk mengakuisisi lahan sawit di Asia Tenggara dan Afrika.
Lewat IPO ini, Najib mengatakan, pegawai Felda yang jumlahnya 112 ribu bisa 'kecipratan' 15 ribu ringgit.
Sumber : detik.com
No comments:
Post a Comment